Update Informasi terbaru

Rabu, 08 September 2021

5 Jenis Cabe yang Ada di Pasaran. Beda-beda Takaran Pedasnya, Jangan Asal Campur ke Masakan

5 Jenis Cabe yang Ada di Pasaran. Beda-beda Takaran Pedasnya, Jangan Asal Campur ke Masakan

Cabe sebagai jenis sayuran pedas yang sering digunakan sebagai bumbu masakan ini memang banyak penggemarnya. Meski dikenal sebagai salah satu bumbu pedas, namun cabe juga punya aneka jenis dengan takaran pedasnya masing-masing. Bahkan ada yang terasa manis. Nggak heran, beberapa orang merasa perlu memilih jenis cabe tersendiri untuk memasak satu masakan tertentu.

Lalu apa saja jenis-jenis cabe yang sering digunakan sebagai bumbu masak di Indonesia? Berikut kami berikan informasinya untukmu.

1. Cabe merah adalah jenis cabe yang paling populer dan sering digunakan sebagai bumbu masakan

Cabe merah ini punya dua jenis yang berbeda, yakni cabe merah besar dan keriting. Cabe merah besar biasanya memiliki bentuk besar, gemuk, panjang dan ujungnya lancip. Selain dijadikan bumbu sambal goreng, rendang, balado, rica-rica, dan masakan berbumbu pedas lainnya, cabe ini juga dipakai untuk garnish.

Nah, cabe keriting sendiri memiliki warna merah terang yang ukurannya panjang dan lancip. Biasanya cabe ini dipotong serong dan dijadikan bumbu tumisan. Rasanya juga lebih pedas ketimbang cabe merah besar.

2. Tahu nggak sih, kalau cabe hijau merupakan cabe merah yang dipanen sebelum matang

Karena berasal dari cabe merah, cabe hijau ini juga memiliki jenis yang sama, yakni besar dan keriting. Karena sejatinya merupakan cabe merah yang belum matang, cabe hijau ini memiliki tingkat kepedasan lebih rendah daripada cabe merah. Biasanya, cabe hijau ini digunakan untuk memasak aneka tumis dan bumbu ayam atau bebek.

3. Meski kecil ukurannya, cabe rawit memiliki tingkat kepedasan yang cukup tinggi

Ternyata ada tiga jenis cabe rawit yang biasa kita jumpai: cabe domba, jemprit, dan rawit celepik. Di antara ketiga jenis ini, cabe dombalah yang paling pedas. Umumnya cabe ini diolah untuk jadi sambel atau dimasukkan utuh ke dalam masakan. Sedangkan cabe jemprit dan celepik yang hijau warnanya biasanya dipakai sebagai pelengkap atau ceplusan bersama gorengan.

4. Paprika tergolong sebagai anggota Capsicum annuum yang masih satu keluarga dengan cabe

Beda dengan jenis cabe lainnya, paprika ini cenderung memiliki rasa yang manis sedikit pedas dan bertekstur renyah. Bentuknya pun besar dan hampir mirip apel. Meski begitu, sayur ini memiliki kandungan vitamin C dan antioksidan yang cukup tinggi. Paprika sering dijadikan campuran salad, aneka tumisan, dan bahkan piza lo!

5. Berbeda dari tampilan cabe yang sering kita jumpai, cabe gendot memiliki tampilan yang ‘gemuk’

Bentuknya hampir sama dengan paprika, hanya saja lebih kecil. Klaimnya, cabe ini lebih pedas daripada cabe rawit lo! Jenis cabe ini dapat dengan mudah kamu temui di dataran Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Nah, kalau tahu jenis-jenis dan karakteristiknya, kamu pun jadi lebih tahu cabe mana yang seharusnya digunakan untuk mengolah menu masakan tertentu. Belanja bumbu dapur di pasar atau tukang sayur jadi nggak bingung pilih lagi!

Untuk mendapatkan cabe dengan kualitas terbaik tersebut, Kamu bisa berbelanja di TaniHub. Tanihub merupakan platform e-commerce yang menawarkan produk dari para petani lokal yang ingin menjual hasil panen mereka langsung ke pembeli. Selain membantu para petani lokal, Kamu juga bisa mendapatkan penawaran harga yang lebih terjangkau langsung dari petaninya.

Bukan hanya cabe, Kamu juga dapat membeli aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, kebutuhan masak hingga sembako. Lengkap bukan? Yuk belanja di TaniHub 😊

0 komentar:

Posting Komentar