Update Informasi terbaru | 2019

Senin, 28 Mei 2018

Awal Tahun, Kominfo Hidupkan Mesin Pengais Halau Pencarian Konten Negatif



Kementerian Komunikasi dan Informatika telah selesai menguji coba mesin pengais (crawling) konten negatif atau disebut "Ais". Diharapkan mesin internet ini bisa mereduksi penyebaran konten-konten berbau pornografi, judi, kekerasan, radikalisme, dan SARA, di internet Tanah Air.

Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan Ais mulai beroperasi 3 Januari 2018 mendatang. Ada tim khusus beranggotakan 58 orang yang bakal in-charge selama 24 jam, dibagi dalam tiga shift.

"Mesin ini akan lebih efektif dan efisien dari segi waktu dan volume untuk menyaring konten negatif," kata dia, Jumat (29/12/3017), di "War Room" Kominfo lantai 8, Medan Merdeka, Jakarta.

Satu kali crawling dengan memasukkan kata kunci tertentu dibutuhkan dapat mengais jutaan konten dalam waktu 5 hingga 10 menit. Selanjutnya, dipilih puluhan ribu konten-konten prioritas yang dianggap paling membahayakan berdasarkan tingkat view dan potensi viral-nya.

Konten-konten prioritas itu diverifikasi oleh tim verifikator. Tim tersebut yang menganalisis apakah konten bertentangan dengan aturan yang berlaku di Indonesia atau masih dalam batas wajar.

Perlu dicatat, mesin hanya bisa mengais konten negatif yang tertera di ranah internet publik. Mesin tak bisa mengais konten percakapan personal dan akun media sosial yang disetel "private".

Setelah tersaring, konten-konten itu dipindai alias screen-capture sebagai bukti. Untuk sementara mekanisme screen-capture masih manual, tetapi sedang diupayakan agar serba otomatis.

Dengan barang bukti screen-capture, konten-konten akan diserahkan ke tim eksekutor. Mereka yang menentukan tindakan apa yang perlu diambil.

Jika konten negatif berada dalam situs, pemerintah sudah punya jalur komunikasi yang tersinkronisasi dengan para penyedia jasa internet alias internet service provider (ISP). Masing-masing ISP lantas akan melakukan pemblokiran.

"Beda-beda tiap ISP. Ada yang butuh 15 menit hingga 3 jam. Rata-rata di bawah tiga jam untuk take down," Semuel menuturkan.

Jika konten negatif disebar oleh akun di media sosial, pemerintah akan berkoordinasi dengan penyelenggara media sosial yang bersangkutan. Sudah ada sembilan layanan yang bekerja sama dengan Kominfo, yakni Facebook, Instagram, WhatsApp, Twitter, BBM, Line, Telegram, Bigo, dan Google.

Sementara itu, jika konten negatif terpatri di portal berita yang terdaftar di Dewan Pers, pemerintah bakal mengikuti ketentuan UU Pers. Portal berita tak serta-merta diblokir, melainkan diberi hak jawab terlebih dahulu.

Ais tak cuma bisa dimanfaatkan oleh Kominfo, melainkan juga lembaga-lembaga negara lain. Misalnya saja BNN, BPOM, Kepolisian, dan pihak mana saja yang berkepentingan demi menjaga kesatuan negara.

"Misalnya untuk mendeteksi peredaran obat-obat terlarang, alat ini bisa dipakai BNN. Bisa juga Bawaslu pakai untuk urusan konten negatif yang berhubungan dengan Pilkada. Jadi yang menentukan take down atau tidak bukan kami, tetapi lembaga masing-masing. Kalau Kominfo yang benar-benar urgent seperti pornografi," Semuel menjelaskan.

Ais ini merupakan mesin hasil lelang yang dibuka Kominfo pada Agustus lalu dan dimenangkan PT Industri Telekomunikasi (INTI). Harga penawaran yang diajukan PT INTI adalah Rp 198 miliar dengan harga terkoreksi Rp 194 miliar. Adapun proses pembayaran proyek menggunakan mekanisme "lump sum".

Selain dengan Ais, pemberantasan konten-konten negatif di internet juga lewat pelaporan masyarakat di situs Trust Positif Kominfo.
Bagikan:

Kamis, 24 Mei 2018

Cara Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Pasangan mana yang mau rumah tangganya berada di ambang perceraian? Perceraian memang menjadi salah satu hal yang ditempuh, jika pasangan sudah tidak bisa mempertahankan keutuhan rumah tangga. Tapi, bukankah sebaiknya mempertahankan dahulu? Mencari titik kesalahan dan memperbaiki bersama, sebelum palu hakim diketuk?

Kita sebetulnya bisa menghindari itu semua, dengan mengikuti beberapa tips menghindari perceraian, seperti di bawah ini.

1. Saling mendengarkan satu sama lain

Tips menghindari perceraian yang satu ini, merupakan hal dasar yang wajib dilakukan pasangan suami istri: saling mendengarkan satu sama lain. Komunikasi yang bermasalah, seringkali menjadi penyebab akar masalah dari suatu hubungan, sehingga dibutuhkan komunikasi yang baik agar pernikahan langgeng.

Dengan mendengarkan pasangan, Anda juga  akan mengetahui perasaannya dan memahami apa yang ia pikirkan. Begitupun sebaliknya dengan pasangan Anda. Jangan malu mengomunikasikan semua hal bersama pasangan Anda.

2. Utarakan perasaan Anda

Selain mendengarkan perasaan pasangan, Anda juga harus mampu untuk mengungkapkan perasaan Anda sendiri, sehingga pasangan dapat memahami sudut pandang Anda. Memang agak susah mengekspresikan perasaan sendiri, tapi nyatanya itu perlu dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan perasaan dan akhirnya kesal sendiri.

Sebenarnya, tip menghindari perceraian ini tergantung pada beberapa kondisi yang berbeda, tetapi kemampuan untuk mendegarkan perasaan orang lain dan mengutarakan perasaan sendiri akan menjadi hal yang sangat berguna ketika Anda dihadapkan dengan perceraian.

3. Mau berkompromi satu sama lain

Dalam setiap hubungan apapun, kompromi memainkan peran besar dalam keberhasilan atau kegagalan rumah tangga. Pada saat yang sama, pasangan juga harus terbuka terhadap ide-ide Anda dan pandangan satu sama lain. Maka hasil dari pernikahan bergantung pada masing-masing pihak, bagaimana mengesampingkan keinginan individu serta mewujudkan keinginan bersama secara realistis. Tak jarang kompromi sangat diperlukan untuk menghindari egoisme dalam hubungan.

4. Jangan menyalahkan satu sama lain

Siapa yang mau disalahkan dalam gagalnya suatu hubungan? Jawabannya, tidak ada. Suatu hubungan memang tidak bisa luput dari kesalahan dan pertengkaran. Tapi menyalahkan pasangan tidak akan memperbaiki masalah Anda. Pasti ada yang saling mengeluh, dan keluhan itu biasanya disebabkan oleh harapan yang tidak realistis.

Baiknya, bicarakan berdua, dan terima kenyataaan bahwa tidak semua harapan berjalan sesuai kehendak. Dengan lebih ikhlas dan menerima, niscaya hubungan Anda dan pasangan akan jauh dari kata perceraian.

5. Luangkan waktu untuk diri sendiri, kalau memang dibutuhkan

Bosan dan muak juga, kalau sedang ada masalah dalam suatu hubungan lalu bertatap muka setiap hari. Ada kalanya Anda butuh waktu untuk sendiri. Bukan sendiri untuk selamanya, tapi sendiri untuk merefleksikan kesalahan atau menenangkan pikiran.

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa “istirahat” dalam suatu hubungan, bisa menjadi salah satu tips menghindari perceraian. Jangan lupa berikan waktu kepada pasangan untuk melakukan hal yang sama.

6. Belajar memaafkan dan melupakan

Semua orang di muka bumi pasti pernah membuat kesalahan. Tetapi belum tentu semua orang bisa belajar untuk memaafkan dan melupakan. Hal ini sangat Anda butuhkan jika memang berniat menghindari perceraian dalam rumah tangga. Siapa sih, yang suka kalau kesalahannya selalu diungkit dan diingat setiap bertengkar?

Dalam dunia rumah tangga yang ideal, hal ini perlu dilakukan agar tidak ada rasa bersalah dan dendam menyelimuti batin satu sama lain. Lupakan dan ikhlaskan menjadi salah satu kunci penting, kalau memang ingoin rumah tangga terhindar dari perceraian.  

7. Bangun dan temukan goals Anda sendiri dalam berumah tangga

Cobalah untuk menemukan suatu pencapaian atau tujuan saat berumah tangga. Jangan hanya saat berpacaran saja hal itu dikejar. Ketika menikah, Anda juga harus punya tujuan sendiri selain mencapai kebahagiaan yang hakiki dalam berumah tangga. Seperti menentukan mau punya anak berapa, ketika anak dewasa, Anda akan melakukan apa, melakukan trip perjalanan ke suatu tempat, atau masa depan lain yang memang menjadi impian Anda berdua selama ini.

Dengan memiliki goals tertentu, Anda dan pasangan akan kompak dan berusaha bersama untuk mewujudkannya, sehingga Anda bisa menghindari perceraian berdasarkan cita-cita yang ingin diwujudkan.
Bagikan:

Rabu, 02 Mei 2018

Benarkah Robot Bisa Berolahraga dan Berkeringat Seperti Manusia


Kenshiro dan ‘adiknya’, Kengoro adalah dua robot yang memiliki kemiripan dengan anatomi manusia. Robot dari Universitas Tokyo itu berdesain unik yang membuat mereka bisa bergerak lebih alami seperti manusia, dibandingkan robot sebelumnya.

Kengoro memiliki kemampuan berolahraga yang tak kalah dengan olahragawan manusia. Robot tersebut bisa sit up, push up, dan bahkan merentangkan badan. Namun, yang paling istimewa dan mengejutkan, yaitu Kengoro bisa berkeringat layaknya manusia.

Mesin yang bertugas membuat robot bergerak seperti manusia memanas sehingga membutuhkan air yang beredar melalui rangka logam untuk mendinginkannya. Uapnya keluar melewati lubang di rangkanya untuk menyempurnakan pendinginan.

Dalam jangka panjang, robot ini bisa berguna sebagai model crash-test karena mobilitasnya bisa terbaca lebih akurat daripada model yang tak dapat bergerak. Seiring kemajuan teknologi, Kengoro dan Kenshiro bisa menjadi inspirasi bagi robot pencarian dan penyelamatan yang sesungguhnya.

Hingga kini, tidak ada yang tahu ke mana perkembangan robotik humanoid dan Artificial Intelligence (AI) akan membawa dunia teknologi nanti. Robot tersebut tampaknya masih jauh dari tingkat AI dan robot dunia Barat, di mana manusia dan robot hampir tidak dapat dibedakan.

Namun, dengan perkembangannya, tampaknya telah semakin mendekati dan tak kalah canggih. Pikirkan tentang langkah yang lebih besar ke depannya, menggabungkan Kengoro dengan gerakannya yang seperti manusia dengan Hanson Robotis’ Sophia yang memiliki kecerdasan hampir layaknya manusia.

Kedua teknologi tersebut tumbuh semakin cepat. Menciptakan robot yang mampu bergerak, melihat, dan bahkan berpikir seperti manusia, memungkinkan AI semakin mudah diterima dan dikenal dunia. Demikian dilansir dari Science Alert.
Bagikan: