Update Informasi terbaru | 2019

Rabu, 26 Desember 2018

Smartphone Baru Xiomi Tak Ikuti Trend Sensor Pemindai Sidik Jari di Layar



Salah satu prediksi tren smartphone tahun depan adalah fitur pemindai sidik jari alias fingerprint scanner yang terpatri di layar. Tiga vendor yang digadang-gadang bakal segera mengimplementasikannya adalah Vivo, Huawei, dan OnePlus.

Xiaomi agaknya enggan mengikuti tren ini. Pabrikan China itu dikabarkan lebih fokus mengembangkan fitur pengenal wajah tiga dimensi alias 3D facial recognition.

Menurut informasi dari sumber dalam, Xiaomi akan memperkenalkan 3D facial recognition perdana di flagship Mi 7. Kualitasnya disebut-sebut akan bersaing dengan Face ID yang dipasang Apple pada iPhone X.

Hal ini bisa terwujud berkat kerja sama Xiaomi, Qualcomm, Himax Technologies, dan Truly Opt-Electronics, dalam menggodok 3D Facial Recognition, dan memproduksinya secara massal. Hingga kini pihak-pihak tersebut belum mengonfirmasi isu yang beredar.

Sama seperti fingerprint scanner, 3D Facial Recognition sejatinya berfungsi mengenal karakteristik biologis manusia untuk mengidentifikasi pemilik smartphone. Dengan begitu, ada jaminan rasa aman bagi pemilik smartphone.

Jika benar terpasang pada Mi 7, artinya tak lama lagi para MiFans bisa merasakan kehebatan 3D Facial Recognition. Pasalnya Mi 7 disinyalir meluncur pada kuartal pertama 2018.

Selain 3D Facial Recognition, ada beberapa spesifikasi Mi 7 yang sudah bocor di internet. Antara lain, perangkat high-end itu diisukan memiliki kamera ganda yang berbasis kecerdasan buatan (AI).

Prosesornya dipercayakan pada Snapdragon 845 buatan Qualcomm. Untuk pengisian daya pun sudah mendukung wireless charging, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (29/12/2017), dari Gizmochina.

Secara desain, Mi 7 kabarnya mengusung desain bezel-less dengan aspek rasio 18:9 untuk ukuran layar 5,65 inci (reguler) dan 6,01 inci (plus). Sejauh ini belum ada yang secara resmi membenarkan rumor yang berseliweran.
Bagikan:

Jumat, 21 Desember 2018

Mengulas Apa yang Bisa Didapatkan dari Pemerintahan Jokowi 2 Periode

Mengulas Apa yang Bisa Didapatkan dari Pemerintahan Jokowi 2 Periode

Jokowi 2 periode, jika memang kembali terpilih dalam pemilihan presiden tahun 2019 mendatang maka Jokowi akan menjalankan pemerintahannya selama 2 periode. Sama seperti presiden kita sebelumnya, SBY, yang memerintah selama 2 periode atau 10 tahun dan membuat banyak perubahan di negara kita.

Bagaiman dengan pemerintahan Jokowi jika benar-benar sampai bisa kembali berlanjut selama 2 periode? Topik ini menjadi hal yang menarik untuk diperbincangkan akhir-akhir ini. Banyak orang memberikan spekulasi dan pendapat mereka, apa yang akan terjadi jika Jokowi kembali mendapatkan kepercayaan untuk memerintah.

Seperti kita tahu bahwa sistem pemerintahan Jokowi saat ini mendapatkan cukup banyak respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Namun, perlu diketahui juga bahwa tidak sedikit pula yang memberikan respon negatif terhadap program-program yang dijalankan oleh Jokowi.

Pembangunan Jokowi

Pembangunan di masa pemerintahan Jokowi menjadi topik yang cukup menarik untuk diperbincangkan oleh masyarakat saat ini. Jika dilihat kembali, selama masa pemerintahan Jokowi, kita bisa melihat bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia berjalan semakin lancar. Banyak fasilitas jalan baru yang dibangun di masa pemerintahan Jokowi.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur negara berjalan cukup lancar berkat pemerintahan Jokowi. Pembangunan infrastruktur bahkan tidak hanya dilakukan di kota-kota besar melainkan meluas hingga ke wilayah pelosok tanah air. Ini juga menjadi poin lebih dari program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintahan Jokowi.

Jika Jokowi kembali mendapatkan kesempatan untuk memerintah Indonesia, kira-kira program pembangunan akan dilanjutkan dengan metode seperti apa? Banyak orang memprediksi bahwa pembangunan infrastruktur akan berjalan semakin lancar jika Jokowi diberi kesempatan untuk memerintah Indonesia dalam 2 periode.

Pemerintahan Jokowi saat ini masih memiliki banyak program pembangunan infrastruktur negara yang mungkin membutuhkan waktu cukup lama untuk diwujudkan. Jika tidak terselesaikan dalam satu periode pemerintahan, berarti Jokowi membutuhkan periode berikutnya agar bisa kembali melanjutkan program pembangunan yang dijalankan.

Program Jokowi di Berbagai Bidang

Pemerintahan Jokowi saat ini telah menjalankan beragam jenis program di bidang yang berbeda-beda. Melihat lebih jauh, kira-kira seperti apa program-program yang sudah ada sekarang akan dilanjutkan di masa pemerintahan Jokowi selanjutnya jika memang terpilih kembali sebagai presiden?

Tak bisa dipungkiri bahwa Jokowi telah membuat banyak perubahan di Indonesia. Baik perubahan kecil maupun perubahan besar dalam berbagai bidang di negara kita. Hal ini menjadi pendorong bagi Jokowi untuk mencalonkan dirinya kembali dalam pemilu 2019 mendatang. Banyak perubahan besar yang ingin diwujudkan oleh Jokowi di periode berikutnya.

Menurut anda, apakah memang Jokowi sanggup mewujudkan perubahan lainnya di periode berikutnya nanti? Melihat sepak terjang dan prestasi yang telah diraih oleh Jokowi pada masa pemerintahan sekarang, sepertinya bukan hal yang mustahil bagi Jokowi untuk membuat perubahan yang lebih besar jika mendapat kesempatan mewujudkan Jokowi 2 periode.

Hal ini yang menjadi landasan bagi banyak masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendukung majunya Jokowi dalam sistem pemerintahan Jokowi 2 periode. Dengan menggandeng calon wakil presiden Ma’ruf Amin, diharapkan Jokowi bisa kembali menduduki kursi presiden dan melanjutkan pemerintahannya.

Namun untuk kembali menduduki kursi presiden, Jokowi harus menghadapi persaingan dengan sang lawan yakni Prabowo Subianto. Prabowo juga tampaknya memiliki peluang cukup besar untuk memenangkan pemilu 2019 mendatang. Apalagi Prabowo menggandeng Sandiaga Uno sebagai pasangannya. Kita lihat saja siapa nanti yang akan unggul di pilpres dan menduduki kursi presiden.
Bagikan:

Rabu, 21 November 2018

Angkat Handphone Keatas Benarkah Bisa Memperkuat Sinyal


Ada kalanya jaringan seluler Anda memburuk ketika hendak mengunggah video ke Instagram atau sekadar mengobrol dengan teman via WhatsApp.

Barangkali Anda sedang bersama kerumunan manusia di festival musik, atau di tengah hutan, atau sekadar di halaman belakang rumah yang memang susah sinyal.

Jika sudah begitu, salah satu refleks yang kerap dilakukan adalah mengangkat smartphone ke atas sambil menggoyangnya pelan-pelan.

Anda berharap smartphone akan menangkap sinyal lebih baik karena lebih dekat dengan menara-menara base transceiver station (BTS) yang tinggi.

Mulai sekarang, hentikan saja kebiasaan itu karena ternyata tak ada gunanya. Smartphone tak akan menangkap sinyal lebih baik hanya karena diangkat ke atas.

Jaringan seluler sudah tersebar di sekitar kita dalam jumlah yang melimpah. Hanya saja, infrastruktur bangunan padat di perkotaan yang berliuk-liuk memengaruhi alur sinyal sampai ke perangkat elektronik.

“Kebanyakan orang mungkin berpikir jaringan seluler itu ditembak dari atas dan berwujud spotlight. Padahal jaringan seluler sudah tersedia masif di sekitar kita,” kata Profesor untuk Electrical and Computer Engineering di Rice University, Lin Zhong.

Ketika sinyal tiba-tiba hilang, hal yang sejatinya lumayan membantu adalah berjalan kaki sembari membawa smartphone. Sebab, bisa saja sinyal terhalang bangunan.

Perlu dicatat, jika Anda kehilangan sinyal ketika sedang konser musik, berjalan kaki bukanlah solusi, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (1/1/2017), dari TheVerge.

Sebab, bisa saja jaringan seluler tersedot oleh pemakaian yang sangat masif di titik konser tersebut sehingga sinyal tak maksimal masuk ke perangkat Anda.

“Ketika di tengah konser, berjalan beberapa meter tak akan menyelesaikan masalah,” kata Lin Zhong.
Bagikan:

Senin, 12 November 2018

Mengenal 3 Teknik Membuat Kain Batik

Mengenal 3 Teknik Membuat Kain Batik

Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sudah seharusnya kita jaga dengan baik. Salah satu cara menjaga keberadaan batik tersebut adalah dengan tetap memilih batik sebagai busana kita dalam berkegiatan. Batik ini ada yang dibuat dengan cara ditulis, dicap, maupun batik yang print kain atau printing.

Kain batik memang dikenal sebagai motifnya yang detail dan unik. Di balik hasil karya seni yang luar biasa tersebut ternyata proses pembuatan batik itu tidaklah mudah. Beruntungnya semakin majunya perkembangan jaman juga memunculkan inovasi dari produsen batik. 

Apa bila dulu batik yang dijual di pasaran hanyalah batik yang dibuat dengan cara ditulis, di mana artinya proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama, maka saat ini sudah ada batik yang dibuat dengan cara di-print. Hal ini juga mempengaruhi harga jual batik tersebut. Kendati demikian, hadirnya batik print kain ini tidak mengurangi nilai esensi dari batik itu sendiri. Untuk lebih jelasnya berikut akan kami sampaikan informasi tentang cara membuat kain batik.

1. Batik Tulis

Bisa dibilang teknik membuat batik tulis adalah teknik yang paling sulit dibandingkan teknik lainnya. Ya, sebab pada batik tulis ini prosesnya manual, jadi hanya mengandalkan kelihaian tangan. Peralatan yang dipergunakan juga masih tradisional, yakni canting, wajan, lilin, kompor kecil, bahan pewarna, gawangan dan lain sebagainya.

Kain yang biasanya dijadikan bahan untuk kain batik tulis adalah kain mori. Selanjutnya proses membuatnya memanfaatkan canting atau kuas. Umumnya, satu kain batik diproses oleh satu orang pengrajin, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk membuat kain batik bisa sampai satu bulan. 

2. Batik Cap

Beralih dari batik tulis, teknik membuat kain batik selanjutnya adalah batik cap. Alat yang dimanfaatkan sebagai cap memiliki ukuran 20cmx20cm. Secara tampilan alat ini seperti stempel yang sudah dilengkapi dengan motif batik yang akan dicap pada kain. Proses pengerjaannya juga dilakukan secara manual.

Apabila dibandingkan batik tulis, proses pembuatan batik cap ini jauh lebih cepat, mudah dan praktis. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat batik cap ini juga sama dengan bahan pembuatan batik tulis.

3. Batik Print

Teknik batik print adalah teknik yang paling modern. Jika batik tulis dan batik cap dibuat secara manual, maka untuk print kain batik ini sudah memanfaatkan teknologi mesin. Proses pembuatannya juga sangat cepat. Batik printing bisa menjadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan kain batik dalam waktu dekat. Dengan mengandalkan jasa print kain, kain batik dengan motif pilihan Anda bisa dimiliki dalam waktu singkat.

Demikianlah 3 teknik yang digunakan untuk membuat kain batik. Ketiga jenis teknik di atas memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Varian harga dan kualitasnya juga berbeda namun tidak mengurangi esensi dari batik. Tidak peduli kain batik tersebut dibuat dengan teknik tulis, cap maupun printing, kita sebagai warga yang baik harus tetap berupaya menjaga nilai dari batik itu sendiri. 

Bagikan:

Selasa, 23 Oktober 2018

Kabel Bawah Laut Australia-Indonesia XL Ikut Bangun Jaringan Internet




XL Axiata (XL) turut serta dalam investasi proyek penggelaran sistem komunikasi kabel laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura untuk memperluas kapasitas bandwidth serta mendapat jalur akses alternatif ke luar negeri.

Adapun kapasitas yang diperoleh dari jalur akses menggunakan SKKL tersebut sebesar 30 TB untuk jalur Indonesia ke Singapura dan 20 TB untuk jalur Indonesia ke Australia.

" Kabel laut ini tidak berhubungan dengan peningkatan kecepatan akses, tapi lebih ke arah resiliensi (ketahanan) dari jaringan ke internasional," terang Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya dalam Peresmian Pembangunan Proyek Jaringan Komunikasi Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapura di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Menurutnya rute koneksi internasional utama saat ini adalah melalui Singapura. Dengan adanya SKKL yang bisa terhubung ke luar negeri melalui Australia, operator telekomunikasi jadi memiliki saluran alternatif untuk mengalihkan kepadatan lalu lintas internet.

Selain itu, SKKL Australia-Indonesia-Singapura lebih aman dari gangguan gempa bumi jika dibandingkan dengan jalur lain yang melintasi Luzon Straits, Filipina.

Pembangunan kabel laut yang menghubungkan Australia-Indonesia-Singapura dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi Australia, Vocus Group dan perusahaan kabel laut Alcatel Submarine Networks (ASN).

Sedangkan XL berperan membangun landing station yang merupakan gerbang untuk mengakses SKKL tersebut di Indonesia. Landing point kabel laut untuk wilayah Indonesia  berada di Anyer, Banten.

SKKL tersebut bakal membentang dari Australia, melewati Indonesia dan berujung di Singapura dengan panjang kabel 4.600 kilometer. Proses pembangunan SKKL itu sudah berjalan dan targetnya bakal mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2018.

Adapun, keunggulan SKKL ini spesifikasinya yang memiliki 4 Fibre Pairs untuk fleksibilitas koneksi, monitoring 24 jam, 7 hari seminggu (24/7) dan transmisi DC yang menghubungkan antara Australia dan Singapore.
Bagikan:

Rabu, 10 Oktober 2018

Jenis Pekerjaan yang Paling Banyak di Cari di Tahun 2018

Jenis Pekerjaan yang Paling Banyak di Cari di Tahun 2018

Karyawan harus mempersiapkan diri dengan perubahan pada karier mereka, sejalan dengan makin besarnya peran teknologi dalam lingkungan kerja.

Namun, kabar baiknya adalah tidak semua pekerjaan akan digantikan oleh mesin atau teknologi.

CEO perusahaan perekrutan global Hays, Alistair Cox menyatakan, meski banyak pihak yang memprediksi tenaga kerja manusia akan semakin lenyap, namun pihaknya tidak memandang demikian.

"Faktanya, kami melihat adanya ledakan pekerjaan terkait data dan kecerdasan artifisial (AI), serta sejumlah permintaan untuk posisi spesifik yang terkait soft skill, seperti adaptibilitas, kreativitas, dan kolaborasi," ujar Cox seperti dikutip dari Business Insider, Senin (8/1/2018).

Menurut Cox, tidak semua keterampilan kerja bisa dilakukan oleh mesin. Algoritma, imbuh dia, tidak bisa membaca hal seperti humor, temperamen, atau antusiasme sama efektifnya dengan yang bisa dilakukan oleh manusia.

Cox menyarankan agar para karyawan menjaga keterampilan mereka secara relevan. Tujuannya agar tetap dapat memikat perusahaan, sementara perusahaan juga harus mempersiapkan para karyawannya agar tetap kompetitif.

Cox memprediksi akan lebih banyak permintaan terhadap pekerjaan terkait data sepanjang tahun 2018 di seluruh dunia. Pekerjaan seperti analis data, ilmuwan data, data artist, dan data visualiser akan diincar pada tahun ini.

Data pun mendukung sejumlah pekerjaan sektor spesifik, seperti pekerjaan-pekerjaan terkait pemasaran, seperti otomasi pemasaran dan analisis konsumen. Permintaan ini didorong oleh kalangan dunia usaha yang ingin membidik konsumen dengan cara yang lebih mutakhir.

Pekerjaan yang lain yang akan banyak diincar adalah cyber security officer, software developer, dan data protection officer.

Dari sisi direksi, Cox memprediksi akan ada permintaan untuk posisi Chief Automation Officer dan Chief Innovation Officer alias direktur inovasi.

Chief Automation Officer bertugas mengenali potensi AI untuk mendukung kinerja perusahaan, sementara direktur inovasi mengelola proses inovasi dan perubahan.
Bagikan:

Rabu, 12 September 2018

Uji Coba Mesin Pengais Konten Negatif di Pencarian Google Indonesia


Mesin pengais konten negatif (Ais) yang mulai efektif dioperasikan Kominfo pada awal Januari 2018 disebut-sebut bakal lebih cepat mengidentifikasi konten negatif yang bertebaran di internet. Satu kali memasukkan kata kunci tertentu, Ais cuma butuh waktu mengais alias crawling sekitar 5 hingga 10 menit.

Selain lebih cepat dari segi waktu, volume konten negatif yang terjaring juga lebih banyak. Satu kali crawling kapasitasnya hingga jutaan konten, untuk kemudian diseleksi menjadi puluhan ribu sebelum diteruskan ke tim verifikator.

Lebih rincinya, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, memaparkan hasil pengujian yang dilakukan selama tiga hari untuk kata kunci “pornografi”. Tertangkap 1,2 juta URL yang berhubungan dengan pornografi, lantas hampir 120.000 domain dianalisis lebih lanjut oleh tim verifikator.

“Terbukti jauh lebih cepat. Selama bertahun-tahun kami cuma mampu menyaring 750.000 konten pornografi. Ini sekarang baru tiga hari saja sudah hampir 120.000,” kata pria yang akrab disapa Semmy tersebut, Jumat (29/12/2017), di “War Room” Kominfo lantai 8, Medan Merdeka, Jakarta.

Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, memaparkan mekanisme kerja alat pengais konten negatif (Ais), Jumat (29/12/2017), di War Room Kominfo lantai 8, Medan Merdeka, Jakarta.

Setelah melalui proses crawling, konten-konten negatif akan diteruskan ke tim verifikator untuk dianalisis. Selanjutnya, konten-konten yang melanggar aturan di-screencapture dan dibawa ke tim eksekutor.

Tim eksekutor ini yang menentukan tindakan apa yang bisa diambil atas konten tertentu. Dalam hal ini, Kominfo menjalin komunikasi yang aktif dengan internet service proveider (ISP) dan penyelenggara media sosial.

Perlu dicatat, Ais hanya bisa menjaring konten-konten negatif yang bertebaran di ranah maya publik, semisal akun media sosial yang disetel untuk publik, situs-situs di internet, maupun portal berita.

Semmy menjelaskan pada dasarnya Kominfo lebih fokus memberantas konten-konten pornografi dan judi dengan Ais. Untuk konten-konten negatif lainnya semisal peredaran obat-obat terlarang, isu politik, dll, Kominfo bekerja sama dengan lembaga-lembaga negara terkait.

“Jadi yang tentukan take down bukan kami, tapi lembaga-lembaga bersangkutan. Kalo Kominfo lebih khusus ke hal-hal urgent, seperti pornografi,” Semmy menegaskan.

Ais ini merupakan mesin hasil lelang yang dibuka Kominfo pada Agustus lalu dan dimenangkan PT Industri Telekomunikasi (INTI). Harga penawaran yang diajukan PT INTI adalah Rp 198 miliar dengan harga terkoreksi Rp 194 miliar. Adapun proses pembayaran proyek menggunakan mekanisme "lump sum".

Selain dengan Ais, pemberantasan konten-konten negatif di internet juga lewat pelaporan masyarakat di situs Trust Positif Kominfo.
Bagikan:

Rabu, 05 September 2018

Wisata Paling di Sukai di Bogor

Wisata Paling di Sukai di Bogor

Butuh hiburan di akhir pekan, Bogor bisa jadi alternatif wisata yang menyenangkan. Agar tidak kena macet saat berwisata di Kota Hujan, cobalah sambangi wisata-wisata kotanya yang juga tak kalah mengasyikkan.

Anda bisa berjalan tidak jauh dari Stasiun Bogor, dan menyambangi banyak tempat wisata dengan aktifitas mengasyikan. Beberapanya berupa taman rekreasi, wisata alam, hingga museum.

Berikut KompasTravel, rangkum lima tempat wisata Kota Bogor yang dekat dengan stasiun, dan bisa dijangkau dengan jalan kaki.

1. Rekreasi di Taman Ade Irma Suryani

Taman yang lebih dikenal dengan Plaza Kapten Muslihat atau "Taman Topi" ini sudah beroperasi sejak puluhan tahun lalu. Sempat booming di tahun 1990 hingga 2000-an taman hiburan rakyat ini terus konsisten dengan wahana-wahananya yang terus berganti. Hingga kini lebih dari 20 wahana masih beroperasi, yang terbaru ialah wahana virtual reality.

Berada persis di sisi stasiun, Anda bisa berjalan kaki menuju ke sana. Tiket masuknya Rp 10.000 di hari biasa dan Rp 12.000 di hari libur. Untuk mencoba ragam wahananya seperti bom-bom car, kuda ponny, kiddy ride, perahu air dan yang lainnya perlu membeli tiket lagi mulai Rp 6.000-Rp 15.000.

Jam operasionalnya, Senin-Jumat mulai pukul 09.00-12.00 WIB. Sementara, untuk akhir pekan mulai 08.00-18.00 WIB.

2. Memberi makan rusa di Istana Bogor
Salah satu wisata favorit yang tak jauh dari Stasiun Bogor ialah mengunjungi Istana Kepresidenan di Bogor. Istana Bogor, rutin dibuka setiap ulang tahun Kota Bogor, yaitu sekitar bulan Juli-Agustus. Anda bisa masuk dan berkeliling, melihat uniknya bangunan bersejarah ini.

Selain masuk ke dalam istana, setiap akhir pekan, wisatawan bisa memberi makan rusa-rusa yang ada di Istana ini, dari luar pagar. Anda cukup membeli wortel yang banyak dijajakan pedagang sekitar istana, dengan Rp 5.000-Rp10.000.

3. Museum Sejarah Alam Indonesia

Dahulu merupakan salah satu pusat penelitian Herbarium Bogoriense, juga museum etnobotani. Namun, karena koleksinya terus bertambah, berubah nama menjadi Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein).

Di Museum Sejarah Alam Indonesia tersimpan asal usul berbagai rekayasa genertik hasil alam di Indonesia. Perkembangan holtikultura, hingga perjalanan-perjalanan hasil alam Indonesia seperti kopi dan lainnya.

Anda bisa berkunjung di hari kerja mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Pada akhir pekan, museum buka mulai 08.00-14.00 WIB. Harga tiket untuk masuk ke museum dengan dua lantai ini Rp 5.000 per orang.

4. Mengintip Rumah Masa Depan di Kebun Raya Bogor

Ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan di Kebun Raya Bogor. Setiap tahunnya kawasan yang zaman kolonial merupakan halaman Istana Bogor ini terus menambah koleksi dan atraksi wisatanya.

Di akhir tahun 2017, wahana terbaru yang bisa Anda kunjungi ialah rumah masa depan. Di sana wisatawan bisa melihat siklus air di alam secara langsung, lalu teknologi-teknologi memanfaatkan alam terbaru yang ada di dunia.

Masuk Kebun Raya Bogor Anda bisa membeli tiket di beberapa pintu masuknya, dengan harga Rp 15.000 per orang mulai tahun 2018. Kebun Raya Bogor buka mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

5. Taman bermain Lapangan Sempur

Kawasan Sempur ini dahulu merupakan salah satu gelanggang olahraganya warga Bogor. Namu, sekarang telah menjadi satu kawasan olahraga yang bersanding dengan rekreasi, juga kuliner.

Di sini terdapat Taman Ekspresi yang tiap bulannya rutin memutar film-film karya komunitas sineas Bogor dan Indonesia. Lalu ada panjat tebing, area bermain anak, hingga skatepark bagi para skateboarder.

Di salah satu sisinya juga terdapat ragam jajanan, aneka camilan hingga makanan seperti bakso.
Bagikan:

Rabu, 29 Agustus 2018

Iphone Jadi Gadget Paling Laris di Tahun 2017 Lalu



Gadget mana yang paling laku terjual sepanjang tahun 2017 lalu? Jawabannya, menurut firma riset pasar GBH Insights, adalah ponsel pintar iPhone besutan Apple.

Dirilis menjelang akhir 2017, data GBH Insights memprediksi penjualan gabungan tiga model iPhone sepanjang 2017 ( iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X) di seluruh dunia bakal mencapai kisaran 223 juta unit.

Jumlah itu lebih tinggi dibanding penjualan iPhone tahun lalu yang tercatat sebanyak 211 juta unit, tapi lebih sedikit dibanding puncaknya sebesar 230 juta unit pada 2015.

Setelah iPhone, di urutan kedua ada Samsung Galaxy S8 dan Galaxy Note 8 yang angka penjualan gabungannya mencapai 33 juta unit.

Setelah itu berturut-turut menyusul gadget dari jenis lain, yakni speaker pintar Amazon Echo Dot (24 juta unit), arloji pintar Apple Watch (20 juta unit), dan konsol game Nintendo Switch (15 juta unit).

Apple mengambil langkah riskan dengan memperkenalkan tiga model iPhone pada 2017. Duo iPhone 8 dan iPhone 8 Plus segera kalah pamor dari iPhone X yang dirilis belakangan.

Namun, nyatanya pabrikan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu masih berhasil menjual lebih banyak iPhone dibanding tahun sebelumnya.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari USA Today, Selasa (2/1/2017), analis GBH Insights Daniel Ives memperkirakan penjualan iPhone pada 2018 bakal lebih tinggi lagi karena tahun ini Apple diperkirakan bakal memperbarui lini ponsel iPhone SE yang lebih terjangkau.

Akan halnya Samsung, meski dua modelnya kalah laris dari iPhone, jumlah total penjualan smartphone (semua lini Galaxy) besutan raksasa Korea Selatan tersebut masih lebih banyak dibanding Apple.

Tahun 2016 saja Samsung berhasil menjual 320 juta perangkat. Sementara, untuk platform mobile secara keseluruhan, Android menguasai 85 persen, sedangkan iOS (iPhone) 15 persen.
Bagikan:

Rabu, 01 Agustus 2018

Pertama Kalinya di Olimpiade Teknologi Pengenal Wajah Digunakan



Olimpiade 2020 yang akan digelar di Tokyo, Jepang akan didukung dengan teknologi pengenal wajah (facial recognition). Teknologi ini akan dipakai untuk kali pertama sepanjang sejarah Olimpiade. Panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 menggandeng NEC Corp.

Menurut panitia penyelenggara, teknologi ini akan meminimalisir risiko kemanan atas kartu identitas. Selain itu, teknologi deteksi wajah juga dinilai mampu mempercepat antrean para atlet, pejabat, dan awak media ketika masuk ke berbagai lokasi.

Untuk mengatur sistem, para atlet, pejabat, dan jurnalis akan dibekali kartu pengenal. Pada kartu tersebut, terdapat foto dari pemegang kartu. Foto wajah dalam kartu inilah yang kemudian akan disimpan dalam sebuah database.

Saat pemegang kartu masuk ke area venue, sistem pengenal wajah akan membandingkan gambar dalam foto dengan wajah asli. Proses ini akan berjalan cepat jika kartu tanda pengenal dipegang oleh pemilik kartu yang sebenarnya. Namun, jika kartu tersebut didapatkan dari hasil curian, proses verifikasi akan berlangsung lebih sulit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun KompasTekno dari Japan Today, Kamis (28/12/2017), sistem tersebut diperkirakan mampu mendeteksi hingga 400.000 wajah orang. Sistem pengenal wajah sebetulnya bukanlah hal baru. Sebab, beberapa smartphone telah mengadopsi sistem ini untuk keamanan perangkat.

Meski begitu, penerapan teknologi ini di ajang Olimpiade menorehkan sejarah. Ia tercatat sebagai adopsi  teknologi pengenal wajah terbesar sekaligus pertama kalinya di sepanjang sejarah Olimpiade.

Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung antara 24 Juli - 9 Agustus 2020. Kemudian dilanjutkan dengan perhelatan Paralimpiade mulai 25 Agustus - 6 September 2020.

Mengingat Olimpiade masih akan diselenggarakan dua tahun lagi, NEC masih akan menyempurnakan teknologi ini melalui beberapa pengujian. Termasuk menghitung efektivitas sehingga tidak akan terjadi antrean di gerbang masuk.

NEC sendiri telah mengembangkan teknologi pengenalan wajah selama bertahun-tahun. Pada 2014 lalu, NEC telah membuat sistem pendeteksi wajah bernama NeoFace. Sistem ini sempat menjadi bahan perbincangan lantaran kemampuannya membantu Depertemen Kepolisian Chicago melacak seorang tersangka kriminal.
Bagikan:

Jumat, 20 Juli 2018

5 Hp Xiaomi Terbaru 2018 Paling Laris


5 Hp Xiaomi Terbaru 2018 Paling Laris

Bukan hal aneh lagi jika Negara Cina dipenuhi dengan perkembangan teknologinya. Sebagian besar dari smartphone ayng dimiliki banyak orang adalah produk dari Negara Panda ini. Salah satu buktinya adalah hp Xiaomi terbaru 2018 yang kini sangat laris manis di tanah air. Dalam sekejap, smartphone yang masih baru rilis tersebut langsung dilahap habis oleh para konsumen. Apalagi dengan sistem Flash Sale yang dilakukan oleh berbagai toko online untuk produk-produk tersebut, maka semakin mengundang banyak pelanggan untuk membelinya dengan harga yang lebih murah.

Meskipun masih terbilang vendor baru di tanah air, Xiaomi telah memperlebar sayapnya dengan leluasa. Dengan hp miliknya yang canggih dengan harga yang murah, mampu membuat Xiaomi berhasil mengalahkan banyak vendor smartphone lain. Apalagi di tahun 2018 ini, Xiaomi telah banyak meluncurkan produknya yang canggih dan murah. Apa ssaja produk terbarunya di tahun 2018 ini yang paling laris? Berikut ini adalah daftarnya.

1. Xiaomi Redmi 5A

Smartphone ini memiliki layar jenis IPS LCD berukuran 5.0 inch, dual SIM dan sudah mendukung koneksi 4G LTE. Kemudian, Xiaomi ini telah dibekali dengan GPU Quad-core Cortex-A-53 berkecepatan 1.4 GHz dengan OS terbaru. Apalagi sudah menggunakan MIUI 9. Harga yang ditawarkan adalah antara Rp. 1.3 – Rp. 1.5 juta. Namun, untuk yang bergaransi resmi TAM adalah Rp. 1.7 – Rp. 1.8 juta.

2. Xiaomi Redmi Note 5A Prime

Smartphone satu ini sudah dilengkapi dengan layar 5.5 inch yang juga dilapisi dengan teknologi IPS LCD. Kemudian, resolusi layar smartphone yang dimiliki adalah 1280 x 720 Piksel. Seri ini juga sudah dilengkapi dengan anti gores sehingga layar smartphone akan aman dari goresan. Smartphone dengan RAM 3GB dibanderol dengan kisaran harga sebesar Rp. 1.9 – Rp. 2 juta.

3. Xiaomi Redmi Note 5A

Salah satu keunggulan Xiaomi ini adalah pada layar yang berukuran  5.5 inch dengan resolusi 720 x 1280 pixel yang pas dan nyaman digenggam. Untuk jenis prosesor yang digunakan adalah Qualcomm MSM8940 snapdragon 435 Octa-core 1.4 GHz cortex-A53. Selain itu, Xiaomi ini sudah dibekalidengan kapasitas RAM 2GB dan 3GB dengan harga sekitar Rp. 2 jutaan.

4. Xiaomi Redmi 5 Plus

Smartphone satu ini adalah hp Xiaomi terbaru 2018 yang sudah menerapkan layar bezel-less dan fullview display. Untuk ukuran luas layarnya adalah sekitar 5.99 inch yang disematkan dengan IPS LCD beresolusi layar Full HD 1080 x 2160 piksel. Smartphone ini telah dibekali dengan RAM 4GB, CPU Octa-Core, chipset Qualcomm snapdragon 625 Cortex-A53 berkecepatan 2.0 GHz.

5. Xiaomi Mi A1

Xiaomi satu ini memiliki ukuran RAM 4GB yang mampu mendukung kegiatan multitasking Anda. Bagi Anda yang penggemar fotografi wajib untuk memiliki smartphone keren ini. Smartphone ini telah dibekali dengan dual kamera beresolusi 12 MP, lho.

Kelima smartphone di atas adalah beberapa hp Xiaomi terbaru 2018 yang paling laris di pasar. Banyak para pelanggan smartphone Xiaomi yang memalingkan minat mereka ke smartphone tersebut di atas.

Bagikan:

Rabu, 18 Juli 2018

Aplikasi Terbaik Edit Foto di Android dan iOS

Aplikasi Terbaik Edit Foto di Android dan iOS

Konten visual semakin mendominasi interaksi di ranah maya, mulai dari meme, GIF, foto, hingga video. Kamera smartphone yang semakin canggih didukung dengan banyaknya media sosial untuk berekspresi lewat foto dan video.

Berbarengan dengan itu, para pengembang pun merilis aplikasi kamera sekaligus pengeditan foto untuk meningkatkan hasil. Berikut beberapa aplikasi kamera dan editing foto terbaik, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (8/12/2017), dari DigitalTrends.

1. VSCO Cam

Aplikasi ini menjadi andalan para pecinta fotografi untuk membagi foto dan saling menginspirasi. Ada banyak filter yang tersedia untuk mengubah tone warna foto menjadi lebih hidup.

Selain itu, ada beberapa tool untuk meningkatkan exposure, menyisipkan highlight dan shadow untuk menonjolkan warna tertentu, hingga membubuhkan grain untuk memberi kesan klasik.

2. Little Photo

Tak kurang dari 70 efek dan tool tersedia pada aplikasi ini. Pengguna bahkan bisa memasang beberapa filter sekaligus untuk menghasilkan kolaborasi warna yang apik pada sebuah foto.

3. Snapseed

Aplikasi ini memberikan kebebasan lebih ke pengguna untuk mengontrol seberapa jauh sebuah foto hendak diedit. Semua berkat fitur sliders yang bisa mengatur tingkat pengeditan semacam vignette, blur, temperature, dan lainnya.

Aplikasi ini juga memuaskan para pecinta konten visual vintage dengan menyediakan opsi pembubuhan grain, efek bergaya tahun 60-an, serta filter unik bertajuk Retrolux.

4. Open Camera

Pengguna bisa berfoto selfie dengan aplikasi ini tanpa harus menggunakan tangan, melainkan berkata “cheese”. Secara keseluruhan, terpatri banyak opsi pengeditan seperti mode penentuan fokus, efek warna, white balance, dan pengaturan exposure.

5. Autodesk Pixlr

Aplikasi ini menjaga antarmukanya bebas dari iklan, sehingga pengguna bisa mengedit foto dengan lebih nyaman. Ada ratusan efek, tool, dan opsi membuat kolase foto untuk mengasah kreativitas pengguna.

6. Prisma

Tampilan aplikasi Prisma terbaru di iOS yang mendukung video. Ada tombol baru untuk merekam video, letaknya persis di samping tombol untuk mengambil foto.

Aplikasi ini sempat menghebohkan netizen pada awal 2017 lalu. Tak seperti aplikasi lainnya, Prisma memiliki filter yang bisa mengubah foto layaknya karya seni berkualitas tinggi. Preset-nya terinspirasi dari hasil lukisan para maestro.

7. Cymera

Serupa dengan Snapchat dan Instagram, aplikasi ini memungkinkan pengguna membubuhkan foto dengan beragam filter, stiker, dan masker yang menggemaskan. Ada juga tool pengaturan cahaya dan berbagai bingkai untuk mempercantik foto.

Selain itu, Cymera juga bisa meningkatkan hasil foto portrait dengan tool untuk menghapus jerawat, mengubah bentuk tubuh, hingga menambah mulus kulit.

8. Hypocam

Aplikasi pengeditan foto ini tersegmentasi bagi para pecinta fotografi monokrom alias hitam-putih. Hasil pengeditan foto monokrom tampak lebih dalam dan natural. Antarmuka aplikasi juga dibikin minimalis dengan tampilan monokrom.

9. Polarr

Aplikasi ini tak cuma bisa meningkatkan hasil foto dengan penyetelan exposure, contrast, color balance, dan lainnya.

Polarr juga bisa membuat hasil editan pengguna sebagai preset termodifikasi untuk mengedit foto berikutnya. Ini akan mengasah kemampuan pengguna akan warna dan tone foto.

Bagikan:

Rabu, 20 Juni 2018

Daftar Lift Tercepat di Dunia 2018

Lift Tercepat di Dunia

Gedung-gedung yang dibangun tinggi, harus diimbangi dengan kecepatan lift yang mumpuni.

Jika tidak, akan memakan waktu cukup lama saat penghuni menuju lantai teratas ataupun sebaliknya, yakni ketika turun.

Berikut 10 pencakar langit yang tercatat memiliki lift dengan kecepatan luar biasa.

10. Ping An Finance Center

Gedung yang baru saja selesai pembangunannya ini, langsung menempati posisi 4 bangunan tertinggi di dunia.

Sementara di China, bahkan Asia, Ping An menjadi yang tertinggi kedua setelah Shanghai Tower. Dengan tinggi 599,1 meter, Ping An memiliki kecepatan lift 16 kilometer per detik.

Beberapa perusahaan yang memasok lift di menara ini adalah Otis Elevator Company, Schindler, Sematic S.r.l., dan KONE.

9. Canton Tower

Terletak di tepi Sungai Pear (Zhujiang), Canton Tower berdiri di seberang kawasan bisnis utama utama di Guangzhou.

Menara ini mulai beroperasi sejak 2010 setelah pembangunannya memakan waktu 5 tahun.

Sama seperti Ping An, kecepatan liftnya mencapai 16 kilometer per detik. Lift ini disediakan oleh Otis Elevator Company yang berasal dari Belanda.

Sementara dari segi ketinggian, Canton Tower menjulang 604 meter. Namun, itu sudah termasuk antena menara. Ketinggian menara untuk penghuninya hanya 448,8 meter.

8. Tokyo Sky Tree

Beroperasi sejak 2012, Tokyo Sky Tree didesain oleh arsitek berbasis di Jepang, yakni Nikken Sekkei LTD.

Toshiba Elevator and Building Systems Corporation (TELC) memasok lift untuk menara ini dengan kecepatan 16 kilometer per detik.

Tokyo Sky Tree saat ini merupakan pencakar langit tertinggi kedua di dunia dengan ketinggian 634 meter dan 451,2 meter untuk penghuni.

7. Burj Khalifa

Pencakar langit tertinggi di dunia ini telah beroperasi sejak 2010 setelah pembangunannya memakan waktu 6 tahun sejak konstruksinya dimulai pada 2004.

Dengan ketinggian 829,8 meter, Otis Elevator Company memasok lift dengan kecepatan 16 kilometer per detik.

Dengan menggabungkan teknologi terdepan dan pengaruh budaya, bangunan ini berfungsi sebagai ikon global yang merupakan model bagi pusat kota masa depan.

6. One World Trade Center

Gedung dengan nama lain Freedom Tower ini memiliki ketinggian total 546,2 meter dan terdiri dari 94 lantai.

Tinggi tersebut menghantarkan One World Trade Center sebagai gedung tertinggi ke-6 di dunia dan pertama di Amerika Serikat.

Menara ini membangkitkan bentuk ikon segitiga New York City yang ramping dan meruncing seperti Gedung Chrysler dan Empire State Building.

One World Trade Center juga menggantikan hampir seperempat dari total ruang kantor yang hilang pada insiden tanggal 11 September 2001 menjadi sebuah bangunan tunggal.

Penghuni gedung perkantoran ini dapat menikmati fasilitas lift berkecepatan 16,3 kilometer per detik. Produsen dari Jerman, thyssenkrupp, yang memasok lift tersebut.

5. Two International Finance Centre

Menara ini adalah pengembangan komersial terpadu di tepi kawasan Central District Hong Kong, yang dirancang untuk melengkapi keindahan alam sekitarnya.

Terletak di penyeberangan sempit Victoria Harbour, dengan Victoria Peak di latar belakang, gedung ini mulai beroperasi sejak 2003.

Setinggi 412 meter dan 88 lantai, kecepatan lift yang disediakan Otis Elevator Company mencapai 17 kilometer per detik.

Saat ini, Two International finance Center menempati posisi kedua tertinggi di Hong Kong dan 10 di China. Sementara di dunia, pencakar langit berada di peringkat 23 dan 14 di Asia.

4. Landmark Tower

Gedung tertinggi kedua di Jepang ini telah beroperasi sejak 1993. Kecepatan liftnya mencapai 20 kilometer per detik untuk melayani penghuni hotel dan pekerja kantor.

Mitsubishi Estate Company, Ltd dan Shimizu Corporation yang mengembangkan gedung ini menggunakan produk lift oleh anak usaha Mitsubishi, yaitu Mitsubishi Elevator and Escalator.

Begitu pula untuk desainnya, Mitsubishi Estate A&E terlibat dalam perancangan bekerja sama dengan The Stubbins Associates.

3. Taipei 101

Pencakar langit yang berfungsi sebagai perkantoran ini dinobatkan sebagai yang tertinggi ke-8 di dunia. Sementara di Asia, Taipei 101 yang memiliki ketinggian 508 meter berada di peringkat 5.

Berdiri di Distrik Xinyi Taipei, area yang terkenal dengan layanan keuangan dan pusat perbelanjaan, Taipei 101 mewakili preseden di seluruh dunia untuk pembangunan gedung pencakar langit yang berkelanjutan.

Pasalnya, gedung ini meraih sertifikasi Platinum LEED untuk Operasi dan Pemeliharaan pada 2011, sebuah prestasi yang mengesankan untuk menara dengan ukuran dan kompleksitasnya.

Toshiba Elevator and Building Systems Corporation (TELC) ditunjuk untuk menyediakan lift dengan kecepatan 27 kilometer per detik.

2. Guangzhou CTF Finance Centre

Bernama lain Chow Tai Fook Centre, gedung ini menjulang setinggi 530 meter dan dinobatkan sebagai yang tertinggi ke-7 di dunia, ke-4 di Asia, serta ke-3 di China.

Memiliki fungsi sebagai kantor, residensial, dan kantor sekaligus, CTF mulai beroperasi pada 2016.

Berlokasi di Guangzhou, China, CTF terletak berseberangan dengan Guangzhou International Finance Center and Canton Tower.

Adapun kecepatan liftnya tercatat mencapai 32 kilometer per detik. Lift ini dipasok oleh Hitachi, Ltd., konsultan transportasi vertikal dari Tokyo, Jepang.

1. Shanghai Tower

Sebagai pencakar langit tertinggi kedua, Shanghai Tower memiliki lift tercepat di dunia yang disediakan oleh Mitsubishi Elevator and Escalator.

Kecepatan gedung setinggi 632 meter dan 128 lantai ini mencapai 33 kilometer per detik.

Sebagai menara ketiga di trio gedung pencakar langit di jantung Zona Keuangan dan Perdagangan Lujiazui yang baru di Shanghai, Shanghai Tower mewujudkan sebuah prototipe baru untuk gedung-gedung tinggi.

Ditempatkan di dekat Jin Mao Tower dan Shanghai World Financial Center, menara baru ini menjulang tinggi di atas cakrawala, fasad melengkung dan bentuk spiral melambangkan kemunculan dinamis China modern.
Bagikan:

Jumat, 01 Juni 2018

Mudahnya Menghapus Riwayat Pencarian di Desktop dan Smartphone


Google telah menjelma menjadi kamus apa saja untuk mencari hal paling serius hingga paling sepele di search engine raksasa ini. Ketika melakukan pencarian, seringkali muncul riwayat pencarian yang sudah pernah dilakukan, atau saran pencarian yang mirip dengan riwayat pencarian yang pernah dilakukan.

Banyak yang terbantu dengan saran pencarian ini, namun tak jarang merasa terganggu. Google telah menyediakan cara bagi penggunanya yang ingin menghapus jejak pencarian di desktop maupun mobile, dengan mengakses menu 'My Activity' atau 'Aktivitas Saya'.

Menu Aktivitas Saya sebenarnya umum digunakan untuk melacak riwayat pencarian di desktop maupun mobile ketika masuk ke akun Google. Berikut KompasTekno rangkum cara menghapus riwayat pencarian di Google, dilansir dari Gadgets Now, Selasa (2/1/2018).

Desktop

Menghapus riwayat pencarian Google di desktop dapat dilakukan dengan masuk (sign in) ke halaman My Activity di tautan myactivity.google.com.


Kemudian, klik menu 'Delete activity by' yang berada di sisi kiri layar, lalu pilih jangkauan hari yang terdiri dari hari ini (today), pencarian 7 hari terakhir (last 7 days), pencarian 30 hari terakhir (last 30 days), sepanjang waktu (all time) .
Pengguna juga bisa mengatur sendiri jangkauan waktu yang ingin dihapus pencariannya, dengan memilih tanggal melalui kolom bagian bawah.

Setelah memilih waktu, pilih 'All Products', lalu pilih 'Search' untuk hapus situs yang pernah ditelusuri, atau pilih 'Image Search' untuk hapus pencarian gambar yang pernah dilakukan. Terakhir, klik 'Delete' pada kotak pop-up yang muncul.



Mobile

Untuk menghapus pencarian Google via mobile, menu 'My Activity' bisa diakses melalui menu 'My Account' (Akun Saya), kemudian gulir ke bawah hingga muncul menu 'My Acitvity'.
Bisa juga mengakses ke situs yang sama seperti di desktop, yakni myactivity. google.com.

Kemudian pilih ikon menu (tiga baris horizontal) di bagian kiri atas layar. Pilih menu 'Delete activity by' dan lakukan langkah yang sama seperti halnya menghapus pencarian via desktop.
Di peramban (browser) besutan Google Chrome, menghapus riwayat pencarian bisa dilakukan dengan cukup mudah.

Cukup klik ikon menu (tiga lingkaran vertikal) yang ada di sisi kanan atas layar. Kemudian pilih menu history (histori), lalu pilih 'hapus data browsing'. Seperti halnya di menu 'My Activity', pilih rentang waktu yang pencrian yang ingin dihapus, kemudian pilih 'hapus data'.

Selain memberi data berapa banyak pencarian yang dilakukan, menu 'My Activity' juga memberikan rincian statistik berapa banyak aplikasi yang digunakan, dan berapa kali aplikasi tersebut digunakan di perangkat Android.

Data tersebut juga memuat aplikasi apa saja yang pernah dicari pengguna di Google Play Store dan berapa banyak iklan yang muncul di hasil pencarian yang sempat di-klik oleh pengguna.
Bagikan: